time

Selasa, 14 April 2015

kemelut pagi buta

langit malam masih terpampang jelas saat badan letih ini mengadu ,,,, aku benci mengingat hal yang terlewat kan ,,,, tak lagi peduli pada kesakitan yang merintih ,,, menunggu fajar adalah hal pertama yang dilakukan agar beban ini ringan sebagian ,,,,,,,,,,,, menangis pada kesenduan mendalam aku ingin teriak ,,, pada mereka yang tertawa bahagia atas ejekan menghujam kehinaan pada diriku yang bodoh ,,, akan kah kalian menyadari ,,, kalau akau ini ,, tak secuil pun dari diriku yang pantas kalian perdayakan ,,, ??? sekarang nikmatilah ,,,, ketika segala sesuatu yang kalian perbuat ,,, adalah kenikmatan ,, namun esok ,,, disaat geraman ku mulai tajam ,,, akan ku toreh kan kemenangan atasa diri ku sendiri ,, pada wajah yang menghina ku lebih dari dunia ini ....................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar